Melirik Jam Tangan Astronot Pertama di Dunia

Terdapat begitu banyak brand jam tangan yang diproduksi sesuai kebutuhan masing-masing. Dan yang pasti setiap produk jam tangan mempunyai karakteristik serta fitur khusus. Seperti, jam tangan bagi para pekerja pertambangan yang sudah dilengkapi berbagai fitur khusus yang mampunyai daya tahan tertentu. Tak hanya pekerja pertambangan yang memerlukan Jam Tangan Astronot.

Astronaut juga membutuhkan Jam Tangan Astronot. Dan beruntung, Omega, produsen jam tangan mewah Swiss, juga membuat jam tangan bagi astronaut. Omega pun dikabarkan sudah mengembangkan jam tangan untuk astronaut sejak 1965 serta hingga sampai saat ini masih menyediakan jam tangan khusus guna mendukung eksplorasi antariksa.

 

Omega Speedmaster Skywalker X-33 – Jam Tangan Astronot Pertama di Dunia

Di tahun 1965, Omega memproduksi Omega Speesmaster yang sudah memperoleh sertifikasi perjalanan antariksa dari Badan Antariksa Nasional AS (NASA). Dan di bulan Juli 1969, Omega Speedmaster pun jadi jam tangan pertama yang dapat mendarat di bulan.

Dan sampai saat ini, Omega masih berupaya melanjutkan produksi Jam Tangan Astronot. Dan yang terbaru, produsen itu merilis Omega Speedmaster Skywalker X-33. Jam Tangan Astronot yang satu ini mempunyai fitur yang dikembangkan serta dipatenkan oleh astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA), Jean-Fran├žois Clervoy. Ia sudah menghabiskan pengalaman di antariksa selama 675 jam.

Dan memperkirakan antariksa sudah pasti Jam Tangan Astronot ini mempunyai kemampuan khusus. Dan umumnya jam tangan Omega ini dikenakan untuk menetapkan waktu serta tanggal baik di masa lalu ataupun di masa depan. Jam tangan juga mempunyai sejumlah alarm bernada yang berbeda. Fitur tersebut paling tidak dapat membantu tugas pelacakan serta misi di antariksa.

“Kami cukup senang sebab teman-teman kami di Badan Antariksa Eropa sudah menguji serta memenuhi syarat Speedmaster Skywalker X-33 guna semua misi uji coba. Ini adalah perjalanan hubungan kami dengan NASA serta program antariksanya,” Ungkap Presiden Omega, Stephen Urquhart.

Bos Omega tersebut menambahkan Speesmaster Skywalker X-33 mempunyai 12 fungsi secara keseluruhan, yakni pengaturan jam, menit, detik hingga tiga zona waktu berbeda. Tak hanya itu, terdapat fungsi chronograph, kalender abadi, LDC digital dan juga layar analog dengan Super-Luminova-Coated, yang dapat mempermudah ketika berada di tempat gelap.

[ Baca Juga: Pelarangan Smartwatch Untuk Anak-anak di Jerman ]

Dan dari sisi interior, Jam Tangan Astronot tersebut dibungkus bercasing titanium kelas 2 dan serta gelang jam tangan yang mempunyai fitur daya tahan. Jam tersebut didukung serta digerakan chronograph kuarsa multifungsi, Omega kaliber 5619.

Dan dalam menciptakan Jam Tangan Astronot tersebut sudah pasti tidak mudah. Omega menjalani serangkaian uji coba. Pertama menguji secara ketat di fasilitas Eetec ESA, di Noordwijk, Belanda, misalnya dalam kondisi antariksa.

Tujuannya guna memastikan jam tangan dapat bertahan seperti astronaut. Uji coba ini terdiri atas tekanan tujuh kali gravitasi Bumi. Pengujian tersebut supaya jam tangan dapat bertahan dari getaran pesawat antariksa ketika peluncuran.

Tak hanya berhenti di situ saja, jam tangan juga diuji beserta pengujian suhu ekstrim dalam ruang vakum, dari suhu -45 derajat sampai 75 derajat celcius. Pada tes tersebut jam tangan dibombardir dengan radiasi serta pengawasan penuh Onera Desp, Laboratorium Kedirgantaraan Prancis. dan jam laboratorium bakal mengulas sejauh mana fungsi jam tersebut.

Speedmaster Skywalker X-33 tersebut hadir dengan harga US$5900 (Rp75,6 juta) Dan guna mengetahui lebih lanjut, Anda dapat menginstal di aplikasi khusus jam tangan tersebut di aplikasi iOS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *